
Sleman-Maraknya kasus kejahatan jalanan di Kabupaten Sleman telah membuat sejumlah pihak khawatir serta munculnya harapan agar pelaksanaan upaya pemberantasan kejahatan jalanan dapat optimal dengan dukungan dari seluruh masyarakat.
Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia Kabupaten Sleman (GM FKPPI Kabupaten Sleman) merupakan salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Kabupaten Sleman yang tergerak untuk mendukung terselenggaranya Kabupaten Sleman yang aman dan damai tanpa adanya tindak kejahatan jalanan.
“Kekhawatiran kita akan terganggunya suasana yang kondusif di Kabupaten Sleman karena memang sempat terjadi beberapa kejadian, seperti maraknya aksi kejahatan jalanan, demonstrasi, dan tersebarnya berita hoaks di media sosial,” ungkap Ketua GM FKPPI Kabupaten Sleman, Bapak Dono.
GM FKPPI Kabupaten Sleman melihat berbagai permasalahan yang terjadi pada saat ini menyisakan persoalan dimana masyarakat terbelah akibat perbedaan politik dan isu-isu tentang berbagai faham yang bertentangan dengan Pancasila yang sangat marak beredar di media sosial adalah sebagai bentuk upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
GM FKPPI Kabupaten Sleman berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dengan pihak keamanan untuk bersama – sama menanggulangi aksi kejahatan jalanan yang marak terjadi, selain itu para orang tua yang memiliki anak remaja agar dapat mengawasi kegiatan anaknya di luar rumah karena sebagian besar pelaku kejahatan jalanan yang telah tertangkap merupakan anak usia sekolah SMP dan SMA.
Bapak Dono menambahkan “Kami berharap kepada para orang tua untuk benar-benar melakukan pengawasan kepada anaknya agar tidak menimbulkan penyesalan di kemudian hari”.
GM FKPPI Kabupaten Sleman menyatakan kesiapannya mendukung instansi terkait dalam pemberantasan kejahatan jalanan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat mampu menggunakan media sosial secara baik dan benar sebab menurutnya banyak masyarakat pengguna media sosial yang tidak menyaring dan memahami pemberitaan – pemberitaan yang muncul sehingga rentan terprovokasi berita palsu.
“Bersama kita cegah munculnya aksi kejahatan jalanan tahun 2026 di wilayah Kabupaten Sleman,” tegasnya.


Komentar