SLEMAN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan. Peran aktif masyarakat juga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah berbagai persoalan sosial yang masih terjadi.
Kekhawatiran terhadap aksi kejahatan jalanan, tawuran antarpelajar, hingga penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial menjadi perhatian sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Sleman. Kondisi tersebut mendorong masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan masing-masing.
Salah satu organisasi masyarakat yang menyatakan komitmennya mendukung upaya tersebut adalah Manunggaling Taruno (MATADOR) Kecamatan Depok, Sleman. Organisasi ini turut mendorong terciptanya kondisi Kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus mendukung langkah kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Sleman.
Ketua Manunggaling Taruno (MATADOR) Kecamatan Depok Sleman, Dody, mengatakan bahwa keamanan lingkungan membutuhkan kepedulian dan kerja sama dari berbagai pihak. Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kesadaran untuk bersama-sama mencegah potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
“Kekhawatiran kita akan terganggunya keamanan di wilayah Kabupaten Sleman karena sempat terjadi beberapa kejadian, seperti kejahatan jalanan, tawuran antarpelajar, dan tersebarnya berita hoaks di media sosial,” ungkap Dody.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan masing-masing. Kepedulian warga, komunikasi antarmasyarakat, serta koordinasi dengan pihak terkait menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib.
MATADOR Depok Sleman juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima, menyaring, dan menyebarkan informasi.
Dody menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung kepolisian dan berbagai elemen masyarakat dalam menciptakan Kabupaten Sleman yang aman dan kondusif.
“Mari kita ciptakan keamanan, kenyamanan serta ketertiban yang kondusif dengan tidak terprovokasi hoaks dan ujaran kebencian demi menjaga persatuan dan kesatuan,” tegasnya.
Kolaborasi antara aparat keamanan, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga diharapkan dapat menjadi kekuatan bersama dalam mencegah gangguan Kamtibmas. Dengan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, Sleman diharapkan tetap menjadi wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.


Komentar